![]() |
| suster "Katarina Karunia Labore" sahabat kecilku dulu |
Cerita ini diambil dalam
kehidupanku waktu aku masih kecil saat aku masih duduk dibangku
sekolah dasar... bersama teman-temanku.Yach ... mungkin cerita ini akan
sama dengan kehidupan kalian .
Oh yach aku punya cerita
yang sedikit Membuat aku bangga pada ayahku.Dan selalu teringat dalam
pikiranku sampai sekarang. Ceritanya begini nich : " Waktu itu aku masih duduk di bangku sekolah Dasar. Entah
kenapa pagi itu aku lekas sekolah pagi-pagi, kebetulan juga rumahku
tidak begitu jauh sekolah ,hanya jalan raya membatasinya.Sesampai
disekolah aku melihat adik kelasku memebawa tiga tas sekolah
berwarna hitam ,tanpa berpikir panjang saya menanyakan tentang tas
sekolah itu kepunyaan siapa?oh ini katanya tas buat anak asuh dari
program pemerintah saat itu,,jawab dia,setelah aku melihatnya ternyata
ada nama saya tertulis dibagian luar,, Sontak saja aku merasa gembira,,dalam
hati aku berpikir aku akan mendapatkan tas sekolah baru, bersama dua teman lain
termasuk Katarina Karunia labore juga tertera namaNya dengan
jelas.Berjam-jam aku berpikir dalam hati kecilku.kapan aku mendapatkan
Tasnya..maklum sejak aku masuk sekolah dasar mungkin waktu itulah saya
akan mendapatkan tas sekolah untuk pertamakalinya..biasanya saya
kesekolah sebagai ganti tas sekolahnya saya menggunakan kantong plastik bekas
pembungkus sandal jepit untuk menyimpan buku tulisku.Tapi apa dayanya
moment yang saya tunggu tak pernah terjadi, tasnya dibagikan keorang lain,bukan
dibagikan kepada kami bertiga yang namanya tertera dalam tas
tersebut,seperti yang aku baca pagi tadi.Mungkin kalau saya tidak membacanya
rasa kecewa itu tak akan pernah ada. Lantas jam pulang sekolah pun
tiba,akupun lekas kembali kerumah dan menceritakan hal itu
kepada ayah saya.Ayahpun juga merasa kecewa,spontan dari mulutnya mengatakan
“Nama keluarga miskin saya dan nama kamu yang dibawah kemana-mana demi
urusan anak asuh berjalan lancar,ternyata dikasih keorang lain,saya tidak akan
menerimanya begitu saja,dengan wajah sedikit kesal.Dalam hatiku ya
juga,ayah bener, tapi kareana aku masih Sekolah Dasar pikiranku tak
sejauh pikiran Ayah,jadi tak akan mempersoalkan lagi tas itu...saya
menanyakan hal yang sama ke teman
saya Katarina karunia Labore dia juga merasa kecewa,dengan keputusan itu termasuk Nenek
NES .mama dari suster rini,heheh Tapi rencana Tuhan akan slalu indah Pada
WaktuNya.cerita
selanjutnya biarlah kupendam..sedikit membuat polemik bagi orang yang
punya kewenangan saat itu..
........................
(rahasia ah ........) " . He..... he .... he ....
Kejadian itu yang masih ku
ingat sampai sekarang ..... dan tidak mungkin ku lupakan ...... dan terus akan
ku simpan dalam hatiku .......

Tidak ada komentar :
Posting Komentar